Langsung ke konten utama

Membuat Chart Sederhana dengan CDE Dashboard di Pentaho BI Server | Tutorial Pentaho BI Server

Apa itu Pentaho BI Server?

Pentaho BI Server adalah Server BI yang berjalan di web application portal yang terdiri dari layanan web service, workflow pada space JVM (Java Virtual Machine), dan sebagai user interface untuk laporan operasional maupun analisis dari sebuah data. Jadi intinya, dari Pentaho BI Server ini kita bisa menampilkan atau membuat sebuah dashboard dari data yang kita punya dengan mengintegrasikan dari beberapa produk Pentaho (Seperti Schema Workbench untuk membuat skemanya dan Spoon untuk integrasi data, dll).

Supaya lebih cepat paham apa itu Pentaho BI Server, ikuti saja langkah-per-langkah dari tutorialnya:

1. Start Pentaho BI Server
Pada saat proses start, Pentaho akan men-start 2 server: HSQLDB server (database server bawaan Pentaho untuk mengolah data, didalamnya terdapat sample database yang akan kita gunakan sebagai bahan eksplorasi pentaho), dan Apache Tomcat (sebagai application server). HSQLDB menggunakan port 9001 dan Apache tomcat mengunakan port default 8080, sehingga anda harus memastikan tidak ada program lain yang menggunakan port-port ini dan Free space disk yang dipakai > 20 GB.

Untuk start Pentaho, tinggal klik ganda file start-pentaho.bat yang ada di dalam pada folder biserver-ce (kebetulan saya menggunakan Pentaho community edition). Untuk download ada disini http://community.pentaho.com/.

Tapi sebelumnya kalau kita belum setting environment, kita tinggal klik ganda pada file set-pentaho-env.bat nanti otomatis men-set environment yang dibutuhkan.

Apabila semua sudah selesai, maka tinggal akses di web browser yang dipakai kehalaman http://localhost:8080/



2. Setelah selesai login, maka akan muncul halaman seperti dibawah. Untuk membuat dashboard, klik File -> New -> CDE Dashboard atau Create New -> CDE Dashboard.


3. Kemudian akan muncul halaman seperti dibawah ini: 


Ada 3 Tab penting dihalaman ini:
Layout Panel: Untuk membuat layout tampilan dashboard, seperti column, row, dan lain sebagainya.
Components Panel: Untuk membuat komponen apa yang akan kita tampilkan di Layout nantinya, seperti jenis chart, table, radio button, check parameter, simple parameter, dan lain sebagainya. 
Datasources Panel: Untuk membuat query yang nantinya akan ditampilkan untuk komponen yang sudah dibuat sebelumnya. Seperti MDX Query, atau SQL Query.


4. Langkah pertama adalah membuat layout. Untuk membuat layout kita bisa pilih menggunakan template yang sudah dibuat atau membuat template sendiri.


Untuk menggunakan template yang sudah dibuat, kita tinggal klik �Apply Template�. Nanti kita tinggal pilih template yang mau kita gunakan. Gambarnya seperti dibawah ini:



Setelah selesai memilih template, klik OK. Nanti akan muncul notifikasi seperti dibawah, klik OK.


Berikut adalah tampilan dari template yang sudah dibuat, untuk mengubah judul dan yang lainnya tinggal kita edit disini. 


Untuk melihat halaman template yang sudah kita buat, kita tinggal klik icon �Preview Your Dashboard�. Tapi sebelumnya template yang sudah kita buat harus disimpan dulu. Caranya: klik Save As, lalu beri nama projek dan simpan. 

Yang perlu kita ingat adalah nama dari column yang dipakai. Nantinya nama itu akan dipakai untuk membuat Component Panel-nya. Jadi intinya di Component Panel nanti ada field yang mendefinisikan kalau Component yang akan dibuat itu nanti diletakkan di Layout yang mana.


Berikut tampilan template yang sudah dibuat:


5. Setelah selesai membuat Layout. Tugas kita selanjutnya adalah membuat Component Panel, yang fungsinya untuk mendefinisikan apa yang akan kita tampilkan di Layout nantinya. Seperti, Chart jenis apa, table, atau hanya membuat sebuat parameter. 

Contohnya kita mau membuat sebuah Bar Chart, maka kita pilih �CCC Bar Chart�.


Nanti akan muncul halaman seperti dibawah ini:


Keterangan:
Name         : Nama Component (Perhatian! Untuk nama component tidak boleh ada spasi)
Title : Judul chart yang akan kita buat (Nanti akan muncul dihalaman chart)
Datasource : Isi dengan nama datasource yang akan kita buat nanti
HtmlObject : Tempat untuk mendefinisikan component yang akan kita buat diletakkan di layout yang mana. (Contoh yang sekarang berarti diletakkan di Layout dengan nama Panel_1)

6. Setelah selesai membuat Component. Langkah selanjutnya adalah membuat Datasource. Datasource ini berisi query (terserah mau menggunakan MDX query, SQL, atau yang lainnya).

Contohnya kita akan menggunakan MDX Query untuk menampilkan data.


Pilih MDX Queries, lalu isi Properties:
Name : Nama Datasource (Ingat! Jangan sampai ada spasi)
Jndi : Isi dengan nama JNDI yang dipakai
Mondrian Schema: Isi dengan nama Schema yang sudah kita buat di Schema Workbench
Query : Isi dengan query MDX yang sudah kita buat.

Jangan sampai lupa untuk mengisi nama Datasource di Tab Components yang sebelumnya kita buat:


Setelah semua selesai, tinggal klik �Preview Your Dashboard� dan akan muncul seperti ini:


7. SELESAI. Semoga bermanfaat :)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Contoh Peluang Usaha Bagi Pengangguran || Tambah Wawasan

Contoh Peluang Usaha Bagi Pengangguran - Selamat Datang Pengunjung Budiman , Pada Kesempatan Kali Ini Kami Akan Membagikan Beberapa Referensi Bagi Anda Yang Membutuhkan Jenis Usaha Terutapa Bagi Pengangguran . Kami Akan Memberikan 10 Jenis Usaha Sebagai Referensi Sehingga Anda Dapat Memilah Usaha Mana Yang Cocok Untuk Di Jalankan.
Menjadi Seorang Usaha Memang Tidak Enak , Terkadang Kita Hanya Mendapatkan Pekerjaan Musiman Saja Dimana Apabila Lagi Sedang Tidak Musimnya Kita Akan Menganggur Atau Bekerja Ala Kadarnya.

Saat Ini Pengangguran Bisa Menyerang Siapa Saja , Baik Itu Mulai Yang Tidak Sekolah , Lulusan Sd , Smp Dan Sma/Smk Bahkan Orang Yang Sudah Mendapatkan Gelar Sarjana Pun Banyak Yang Menganggur.
Saat Ini Tingkat Persaingan Tenaga Kerja Sangatlah Kuat Dan Sulit Untuk Mendapatkan Pekerjaan Terlebih Lagi Bagi Anda Yang Tidak Tamat Sekolah Atau Hanya Mendapatkan Ijasah Maksimal Smp Tentu Hal Ini Menjadi Masalah Yang Sangat Besar.
Baca : Peluang Usaha Sampingan Bagi Pelajar Modal Keci…

Contoh Cover Proposal Skripsi Teknik Informatika

Contoh Cover Proposal Skripsi Teknik Informatika - Membuat cover proposal skripsi merupakan tujuan utama dalam membuat skripsi. Untuk membuat cover skripsi dibutuhkan format penulisan skripsi yang benar, pada artikel ini akan membahas cara membuat cover proposal skripsi pada jurusan teknik informatika pada dengan format bahasa indonesia.

Sebenarnya pada setiap universitas disediahkan format penulisan proposal skripsi tersendiri, adakalanya lain universitas lain juga format penulisan skripsi nya.

Berikut ini adalah contoh cover proposal skripsi jurusan teknik informatika


Pada gambar diatas dapat kita lihat bahwa:Judul       : Huruf besar dengan bentuk pohon vektor dengan hurup arial dan ukuran hurup 14 dan centre                   screen Logo       : Logo warna centre screen dengan ukuran 5 x 5 mm Dibawah logo terdapat tulusan Oleh: dan dibawahnya nama anda dan NPM anda
Selanjutnya pada bagian bawah halaman terdapat jurusan kuliah anda, dan dibawahnya lagi terdapat fakultas perkuliahan anda d…

8 Browser Android Terbaik yang Cepat dengan Fitur Komplit || Tambah Wawasan

Browser Android Terbaik – Saat Ini Aktivitas Browsing Menjadi Kebutuhan Wajib Di Kalangan Masyarakat. Dengan Browsing Kita Dapat Mengetahui Berbagai Macam Hal, Mulai Dari Mempelajari Sesuatu Hingga Sekedar Mencari Berita Yang Tengah Booming Di Masyarakat.


Aktivitas Satu Ini Pun Sekarang Bisa Kita Lakukan Di Mana Saja Dengan Menggunakan Smartphone Android. Sebetulnya Setiap Hp Android Sudah Dibekali Dengan Aplikasi Browser Bawaan, Akan Tetapi Banyak Pengguna Yang Merasa Kurang Puas Dengan Kinerjanya. Entah Itu Lemotlah, Boros Kuota, Berat, Ataupun Banyak Iklan.



Nah Bagi Kamu Yang Mencari Browser Android Tercepat, Ringan, Hemat Kuota, Dan Bebas Iklan, Berikut Beberapa Rekomendasi Terbaik Yang Wajib Dicoba.

Aplikasi Browser Android Terbaik yang Cepat dan Banyak Fitur Menarik
1. Google Chrome
Browser Android Terbaik
Chrome Merupakan Browser Besutan Google Inc. Dengan Aplikasi Ini Kamu Tidak Hanya Bisa Menghemat Kuota Browsing Hingga 50 % Saja, Tetapi Kamu Juga Dapat Menikmati Berbagai Layanan T…