Kamis, 17 Maret 2016

Skripsi Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy

Skripsi Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy - Berikut ini adalah sala satu skripsi yang sudah berhasil ujian akhir dan dinyatakan lulus ujian dengan nilai A:


Skripsi Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy
Skripsi Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy



ANALISA SIMULASI PENGENDALI RAMBU LALU LINTAS MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY


Skripsi Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy


SKRIPSI




AIFITRIANI
NPM: 10020020



FAKULTAS ILMU KOMPUTERPROGRAM STUDI SISTEM KOMPUTERUNIVERSITAS DEHASEN (UNIVED) BENGKULU2014




BAB IPENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang

Pada zaman sekarang ini, kendaraan di jalan raya semakin banyak dan kepadatannya pun semakin bertambah. Karena itu, sering menimbulkan kemacetan lalu lintas, terutama di persimpangan jalan dan di waktu sibuk. Misalnya pada pagi hari, saat banyak orang bepergian untuk memulai aktivitasnya, pergi bekerja atau pulang pada sore hari. Pada waktu-waktu tersebut kepadatan di jalan raya akan meningkat.
Karena pada persimpangan merupakan pusat terjadinya kemacetan di jalan raya, maka dengan adanya simpang bersinyal diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang terjadi pada suatu persimpangan, dan mengendalikan penyebaran kendaraan pada persimpangan.
Simulasi ini dapat digunakan untuk menentukan lamanya rambu lalu lintas hidup agar penumpukkan kendaraan tidak terlalu padat pada setiap ruas jalan dalam suatu persimpangan.
Aplikasi ini juga dapat mensimulasikan interaksi rambu lalu lintas yang terdapat dalam suatu persimpangan, sehingga tercipta komunikasi pertukaran data antar lampu lalu lintas tersebut. Data yang dikomunikasikan adalah berapa banyak kendaraan pada ruas jalan tersebut, sehingga dapat ditentukan urutan pergiliran menyalanya lampu, dan berapa lama lampu lalu lintas tersebut harus menyala.
Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik untuk mengangkat judul dengan judul: “Analisa Simulasi Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy”.

1.2. Rumusan Masalah

Dari uraian yang telah disampaikan pada latar belakang diatas, maka dapat diambil beberapa rumusan masalah, diantaranya:
1. Bagaimana membuat Simulasi Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy Tsukamoto         dengan Matlab 6.1.
2. Bagaimana menganalisa data hasil pengujian

1.3. Batasan Masalah

Agar pembahasan tidak menyimpang dari tujuan dan lebih terarah, maka pembahasan hanya dibatasi pada:
1. Jumlah kendaraan yang dihitung hanya mobil
2. Jumlah percabangan adalah 4 cabang Simpang Skip Kota Bengkulu
3. Dibangun menggunakan Matlab 6.1,

1.4. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian pada penelitian ini adalah untuk:
1. Membuat simulasi menggunakan metode Logika Fuzzy,
2. Menganalisa data hasil pengujian,
3. Menambah pengetahuan mengenai Matlab 6.1,
4. Memenuhi persyaratan dalam melanjutkan penulisan skripsi bagi penulis.

1.5. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian ini untuk menganalisa simulasi pengendali rambu lalu lintas menggunakan logika fuzzy, yaitu :

1.5.1. Bagi Pengendara

Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat pada umumnya mengenai Traffic Light (Lampu Lalu Lintas).

1.5.1. Bagi Pembaca

Dapat dijadikan referensi bahan acuan untuk menambah pengetahuan dan menganalisa simulasi pengendali rambu lalu lintas dengan menggunakan metode Logika Fuzzy.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN


Tempat dan Waktu Penelitian

Praktik kerja lapangan dilaksanakan di Dinas perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu dengan alamat J.Jati No.37 Tlp.(0736)21003 Fax (0736) 21003 Bengkulu yang dimulai pada bulan Januari sampai dengan bulan Februari 2014.

Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan penulis dalam Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy adalah metode penelitian Eksprimen.

Perangkat Keras dan Perangkat Lunak

Perangkat Keras

Perangkat keras yang digunakan dalam penelitian ini  tentang analisa simulasi pengendali rambu lalu lintas menggunakan logika fuzzy ini antara lain:

  1. Satu Unit Laptop Tosiba Intel Pentium Inside
  2. DDRAM 2 GB
  3. HDD 256 GB
  4. Intel Pentium Inside


Perangkat Lunak

Adapun Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

  1. Sistem Operasi Windows XP Service Pack 2
  2. Aplikasi Matlab 6.1


Metode Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Wawancara
Suatu cara mengumpulkan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya. Wawancara dilakukan Bapak H.Haiboha, ST, Pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu.
b. Metode Observasi ( pengamatan)
Metode observasi ( pengamatan ) adalah alat pengumpulan data yang dilakukan cara mengamati dan mencatat secara sistematis terhadap Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Pada Simpang Skip Kota Bengkulu.
c. Studi Pustaka
Studi pustaka dilakukan dengan membaca artikel, buku – buku, majalah, dan sumber media yang terkait dengan kegiatan penelitian yang didapat pada perpustakaan, warnet dan lain – lain.

Metode Perancangan Sistem

Blok Diagram Global

Skripsi Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy

Blok Diagram Global

Skripsi Analisa Simulasi Pengendali Rambu Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy



Gambar 3.1 Blog Diagram Global
Pada Blok Diagram global di atas menjelaskan bahwa pada penelitian ini peneliti menganalisa simulasi rambu lalu lintas menggunakan aplikasi matlab dan diproses menggunakan logika fuzzy.

Prinsip Kerja Sistem

Input berupa Jumlah mobil menurut sensor pertama dari sebuah arah dan Jumlah mobil menurut sensor kedua dari sebuah arah. Periode waktu atau cycle time yang ingin diperpanjang untuk sebuah arah.

Rencana Kerja

Adapun susunan langka kerja pada penelitian ini adalah:
Mula-mula peneliti mempersiapkan perangkat keras seperti komputer PC atau laptop dan software matlab 6.1, kemudian peneliti melakukan instalasi aplikasi matlab 6.1 pada laptop atau PC yang telah mempunyai sistem operasi windows XP Service Pack II, setelah proses instalasi matlab 6.1 selesai, kemudian peneliti mempersiapkan data yang berhubungan dengan simulasi pengendali rambu lalu lintas, setelah data dinyatakan cukup, peneliti membuat simulasi pengendali rambu lalu lintas menggunakan aplikasi matlab 6.1. Setelah proses pembuatan simulasi pengendali rambu lalu lintas di nyatakan selesai, lalu peneliti melakukan pengujian terhadap sistem, dimana penelti mencoba menjalankan simulasi yang di buat dan selanjutnya menganalisa hasil pengujian sistem apakah masih ada letak kesalahan atau tidak untuk mendapatkan hasil analisa.
Rencana Kerja

Komponen Logika Fuzzy Persoalan

Dari apa yang sudah disampaikan sebelumnya, berikut variable linguistik untuk Fuzzy Inference System.
Variable input :
  1. Jumlah mobil menurut sensor pertama dari sebuah arah. Kita sebut A. Misalkan arah yang menyala adalah arah utara selatan maka A = s8 + s4. 
  2. Jumlah mobil menurut sensor kedua dari sebuah arah. Kita sebut Q. Misalkan arah yang menyala adalah arah utara selatan maka A = s7 + s3. 
Variable output :

Periode waktu atau cycle time yang ingin diperpanjang untuk sebuah arah. Ini merupakan input dari pakar. Kita sebut variable ini E. 

Untuk fungsi anggota dari tiap variable fuzzy di atas, bisa didapatkan dari pakar(karena tergantung dari lalu lintas di suatu daerah tertentu). Untuk persoalan ini digunakan member function berikut beserta singkatannya untuk mempermudah penamaan :

Nilai linguistik tiap variable


Berikut fungsi anggota dari tiap variable linguistik
Input Variable A

Input Variable Q

Input Variable E

Yang terakhir adalah rule yang akan digunakan untuk Fuzzy Inference System. Rule ini didapat dari pakar juga. Karena terdapat 2 input yang masing-masing nilai linguistiknya 4, maka total rule sepenuhnya adalah 4*4=16. Tidak semua persoalan mempunyai jumlah rule seperti itu, terdapat beberapa persoalan yang rulenya sudah khusus karena nilainya sama untuk input yang berbeda. Sedangkan untuk kasus ini dipakai jumlah rule 16. Berikut tabel dari rule yang dipakai (untuk sebuah kasus arah yang sedang menyala).

Dari Rule Untuk Sendiri
Cara membaca tabel tersebut yaitu, untuk sebuah nilai A pada kolom ke-i dan nilai Q pada kolom ke-j, maka didapat nilai q pada kolom i, baris ke-j :
IF A [i] AND B [J] THEN Q [i,j] 

Contohnya untuk kolom 1 baris 1, didapat rule: 
IF A=SI (jumlah mobil oleh sensor A sedikit) AND Q= SI (jumlah mobil oleh sensor Q sedikit) THEN E=P (perpanjangan waktu pendek). 

Implementasi Rule. 

Pada implementasi rule, semua rule berbobot sama, maka diset weight tiap rule = 1. 
Berikut hasil implementasi di Matlab:
1. If (A is SI) and (Q is SI) then (E is P) (1)
2. If (A is SA) and (Q is SI) then (E is S) (1)
3. If (A is B) and (Q is SI) then (E is L) (1)
4. If (A is SB) and (Q is SI) then (E is SL) (1)
5. If (A is SI) and (Q is SA) then (E is P) (1)
6. If (A is SA) and (Q is SA) then (E is S) (1)
7. If (A is B) and (Q is SA) then (E is L) (1)
8. If (A is SB) and (Q is SA) then (E is L) (1)
9. If (A is SI) and (Q is B) then (E is P) (1)
10. If (A is SA) and (Q is B) then (E is P) (1)
11. If (A is B) and (Q is B) then (E is S) (1)
12. If (A is SB) and (Q is B) then (E is L) (1)
13. If (A is SI) and (Q is SB) then (E is P) (1)
14. If (A is SA) and (Q is SB) then (E is P) (1)
15. If (A is B) and (Q is SB) then (E is P) (1)
16. If (A is SB) and (Q is SB) then (E is S) (1)

Tabel Pengujian


Perancangan Pengujian

Pengujian sistem dilakukan dengan cara membuka simulasi pengendali rambu lalu lintas pada dinas perhubungan Kota Bengkulu menggunakan komputer (Sampel). Pengujian dilakukan dengan cara sistematis melalui dua tipe pengujian yaitu:

Stup Testing (Pengujian Struktur)
Yaitu tes struktur kendali sebelum program diajukan.

Unit Testing (Pengendalian Unit)
Pengujian unit, simulasi di uji untuk menjamin simulasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan fungsinya dengan baik. 

Ada 2 metode untuk melakukan testing yaitu:
  1. Black Box Testing (terfokus pada apakah unit program tersebut memenuhi requirement/ syarat yang ditentukan dalam spesifikasi).
  2. white Box Testing (melihat kedalam program untuk meneliti kode-kode program yang ada, dan menganalisa apakah ada kesalahan atau tidak).







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts